cpanel-thumb Pindah host dalam waktu kurang dari 10 menit ;p Kalau kemaren, blog ini ganti “baju”, maka pada hari ini dua blog ku yang lain pindahan rumah. Kalo sebelumnya satu rumah dengan blog ini, walaupun kapasitas masih banyak karena dapet “mukdjizat” dan sekaligus pengin menguji teori SEO tentang mainan ping pong dengan beda IP katanya lebih bagus.

Kalau dahulu pindah rumah adalah perkara besar namun Alamdulillan dengan kejadian blog ini pindah rumah sampai lima kali dalam dua bulan memberikan pengalaman baru bagi saya.

Berikut cara pindah hosting untuk engine wordpress dalam waktu 10 menit selesai.

Karena saya menggunakan dua cara yang berbeda maka berikut langkah yang saya lakukanĀ  :

Blog pertama.

Pertama, bukalah dashboard wp, kembalikan ke templet standart dan deactive kan semua plugin, kemudian bukalah registrant domain anda dan pindahkan name server ke hosting baru. Sembari menunggu proses loading dan perpindahan bukalah cpanel host lama, download data base blog, sekaligus buka file manager. Karena host saya yang lama masih pake cpanel 10 maka saya menggunakan softwere ftp untuk mendownload semua file di root domain. Langkah ini yang membikin waktu agak lama, kalau di cpanel 11 kita bisa melakukan zip untuk file tersebut baru kemudian di download.

Kedua. Sembari menunggu proses down load yang agak lama, pastikan registran telah memindahkan name servernya ke host baru. Buka cpanel host baru, lakukan pembuatan data base baru, kemudian import lewat phpmyadmin. Sembari menunggu proses import db, kita menambahkan (addon) domain blog kita. Waktu yang dibutuhkan sekitar 3 menit karena memang dbnya tidak gede amat. Sekarang “rumah” baru kita sudah siap untuk di tempati.

Ketiga. Di kompi, gantilah file config.php dan isilah db name, db pass dan db user sesuai dengan db yang kita buat di host baru, kemudian zip lah semua file yang sudah di download tadi, kalau memang pake cpanel 11 yang sudah di zip, maka lanjutkan untuk proses upload ke host baru. Pastikan folder atau path yang dituju benar. Kemudian kita ke file manager host baru. Unziplah file tersebut.

Keempat. masuklah ke dashboar wp kita, rubah kembali ke themes yang kita sukai dan aktifkan semua plugin. Dan akhir cerita kita cek apakah semua sudah berjalan seperti sedia kala. Dan total waktu yang saya butuhkan adalah 9 menit lebih 45 detik. (karena sengaja pengin ngitung jadi tak siapin watch hue hue hue).

Blog kedua.

Sengaja saya mencoba dengan cara lain untuk menguji kecepatan dan kemudahan dari cara pertama. Di samping itu karena saya punya semua file plugin dgn versi yang sama dan theme di kompi saya dan veris wp yang sama pula antara hsot lama dengan host baru. Berikut cara yang saya lakukan.

Pertama, kita ke register domain kita dan pindahkan name server ke hosting baru, semabari menunggu proses propagasi domain kita buka cpanel lama dan lakukan download data base blog kita. Juga jangan lupa kita download juga folder uploads di dalam wp-content.

Kedua. Kita ke host baru buka cpanel dan kita coba add domain kita, apabila belum bisa maka kita mesti menunggu, namun bila sudah bisa maka kita bisa langsung add domain dan ke fantastico untuk melakukan instalasi wp. yang perlu di perhatikan adalah apa nama db hasil instalasi tersebut.

Ketiga. Di host baru, lewat php myadmin kita lakukan inport db ke db hasil instalasi tadi. Sembari menunggu proses import kita upload file file dibawa folder uploads yang kita download tadi. Pastikan folder hasil upload sama persis dengan folder di host lama. Juga kita upload semua plugin dan theme yang di pake.

Keempat. Masuk ke dashboard wp, ganti theme dan aktifkan semua plugin. Langkah terakhir adalah memastikan semua telah berjalan sebagai mana mestinya. Dan ketika saya cek ke penghitung waktu ternyata menghabiskan waktu 9 menit 10 detik.

Cara ketiga.

Sebenarnya secara teori masih ada cara lain tapi karena saya belum pernah coba maka saya sampaikan saja apa yang saya ketahui. Cara ini adalah dengan proses import export di bagian manage dari dashboar wp anda. Hanya yang perlu diperhatikan adalah kalau import db lewat phpmyadmin kita melakukan penggantian struktur dan isi dari db tersebut dengan db yang di import.

Sedangkan kalo kita melakukan lewat dashboard wp, maka kita menambahkan data base dengan data baru hasil import. Jadi data lama masih ada. Nah disinilah perbedaan langkahnya, kita mesti menghapus semua posting awal hasil instal wp seperti hello wolrd dan page about. Juga setingan yang lain.

Sedangkan kompabilitas antar generasi wp saya juga belum pernah mencoba. Kasih koment yah siapa tahu ada yang lebih cepet lagi dan sempurna atau kasih kritik kalau ada cara saya yang salah.

ps. Kecepatan tergantung pada beberapa hal seperti koneksi dan waktu propagasi domain. Kebetulan saya pakai speedy dan lagi normal. Reg domain saya di godaddy.

======

postingan yang akan datang :

1. Mukjizat cegahsatwapunah pada hari terakhir

2. Si hitam manis dari mas Anthony

Random Posts