Home » Kebumen Hari Ini

Petani Sulit Kendalikan Keong Emas


admin 10 May 2008 Kebumen Hari Ini 4 views 6 CommentsPrint This Post Print This Post Email This Post Email This Post

Halaman berikut hasil copas 100 % dari sini bahkan tanpa ijin copas

(saking cintanya sama kebumen, sedih lihat kayak gini I dont know)

Sejak memulai musim tanam kedua, para petani di Kebumen, khususnya di Desa Pucangan Kecamatan Ambal mengeluhkan serangan hama keong emas (Pomacea canaliculata) terhadap tanaman padi muda mereka. Hama pemarut jaringan tanaman itu pun menimbulkan kerusakan pada masa awal tanam.

Salah satunya dialami Sugito (34) petani asal Desa Ambalresmi yang menyewa lahan di Pucangan . Kendati baru seminggu tanam, bibit padi jenis ciherang di sawahnya sudah rusak akibat keong emas. Dia pun terpaksa melakukan penanaman ulang. ”Kalau serangan keong mengganas, penanaman bisa dilakukan sampai 2-3 kali dalam satu musim tanam,” ujar Sugito kepada Suara Merdeka, kemarin.

Jika sudah demikian, kata dia, kerugian akibat hama itu sudah dirasakan petani. Sebab petani terpaksa dua kali kerja. Selain itu, petani juga harus mengeluarkan banyak uang untuk membayar buruh tani. Akibat lainnya, penanaman ulang itu mambuat pertumbuhan padi tidak serempak. Dampak lanjutannya, musim panen tidak bisa serempak. ”Ancaman terparah, produkvitas tanaman menurun,” ujar Sugito yang bercocok tanam di lahan seluas 250 ubin.

Untuk mengurangi populasi hewan yang biasa disebut siput murbei itu, dia dan petani lain di Desa Pucangan harus mengumpulkan keong itu secara manual. Dalam sehari, satu sak keong atau 60 kg pun terkumpul. Keong emas itu dimanfaatkan untuk pakan ternak lele atau pakan bebek. Namun ada juga petani yang hanya membuangnya di tengah jalan.

Written by Kebumen Diary - Visit Website
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Related Post :


Hosting parah bikin emosi saja
Kebumen jadi pusat coklat
Musim kemarau, irigasi di tutup

6 Comments »

  1. Ada hal lucu yang terjadi. Di ambal petani mengalami kerugian karena keong mas. Saya yakin pasti petani marah sama keong mas. Tetapi sebaliknya dengan teman saya, teman saya mengalami kerugian besar karena tidak bisa mendapatkan keong mas. dia peternak Bebek. karena keong mas sangat bermanfaat untuk makanan bebek. Seandainya mereka bisa kerjasama, pasti malah untung semua. Perlu ada yang menajdi Mediator. Ini seharusnya menjadi pertimbangan PEMDA.

    Salam kenal.

  2. andai aja begitu ya mas.

    salam kenal juga. dari kebumen juga ya ?

  3. betul sekali mas, saya prembun… wong kebumen tulen

  4. wah seneng ketemu sama temen, salam kenal yach :)

  5. Ya, sama2. Wah, responnya cepet banget. OL 24 jam?? Pake apa koneksinya, mas. Saya berhubung di kampung, pake XL GPRS Unlimited. Terpaksa, speedy aja ga bisa masuk….

  6. ke beneran aja pas lagi ol

Have your say!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

::) :|) :! ;;) :) >:) :? :p ;) :P >) :B :0 ::( :| :( :o >>:) :> ;D :D

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>