Besok adalah tanggal 1 Mei 2008, dimana tanggal tersebut diperingati sebagai hari buruh.
Versi buruh hari tersebut diperingati sebagai bagian dari upaya perjuangan kesejahteraan para buruh. Sedangkan versi pengusaha, hari tersebut adalah hari kesusahan, karena banyak karyawannya yang pada libur untuk ikutan demo.
Kalau menurut saya ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan yaitu :
-
- Kenapa namanya hari buruh bukan hari karyawan, ini seolah olah sebuah slogan bahwa saya buruh dan kamu majikan. Buruh >< Majikan.
- Kenapa diperingati dengan berdemo. Padahal demo tersebut memakan waktu, tenaga pikiran dan biaya yang tidak sedikit. Dan dengan berdemo tersebut akan mengganggu aktivitas warga yang lain.
Masih menurut pemikiran saya, ada beberapa pilihan yang dapat di tempuh sebagai sebuah alternatif solusi yaitu :
- Keterlibatan pemerintah secara penuh dan transparan serta memihak pada kepentingan bangsa secara keseluruhan tidak kepentingan buruh bukan kepentingan pengusaha. Keterlibatan ini dalam bentuk regulasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan bukan sekedar regulasi macan ompong.
- Transparansi pengusaha dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Apakah untung apakah rugi dan berapa keuntungannya/kerugiannya.
- Kesadaran karyawan dan pengusaha untuk berbagi, karena tanpa adanya kerjasama yang baik tidak akan perusahaan maju, kalau perusahaan tidak maju bagaimana dengan nasib buruhnya?
- Nah ini yang terpenting adalah adanya kebijakan pemerintah dalam hal pemerataan kesejahteraan. Kebijakan tersebut harus mengatur berapa kali gaji tertinggi dalam perusahaan dibandingkan dengan gaji paling rendah dan kebijakan gaji minimal yang diterima karyawan.
Saya pikir dengan langkah langkah tersebut ada dua hal yang akan tercipta yaitu :
- Pemerataan kesejahteraan.
- Produktifitas naik.
Semoga bermanfaat
Technorati Tags: pendapat,hari buruh
