Tulisan berikut adalah bagian dari dua tulisan bersambung mengenai google, tulisan ini tentang kepintaran google, dan selanjutnya adalah kebodohan google.
Bagi para webmaster atau publiser, tentu sudah banyak mengenal karakter google. Sebagai perusahaan berbasis search engine, kini google telah menjelma menjadi raksasa bisnis yang menggurita.
Dengan kemampuannya dia bisa membuat peraturan sendiri yang harus diikuti oleh pelaku usaha yang lain. Dan bayak pula yang bergantung nasib pada kebijakan google.
Nah, salah satu yang sedang hangat adalah update page rank. Ini adalah salah satu dari istilah dan aturan yang diciptakan google untuk mendikte dunia internet khususnya para webmaster atau publisher.
Google memberi nilai pada sebuah domain salah satunya adalah dengan page rank (PR) ini. Katanya yang mempunyai PR tinggi berarti bagus di mata google, dan yang PR kecil berarti tidak di suka google. Dan secar periodik google merubah PR tersebut kurang lebih setiap 3 bulan sekali. terakhir adalah pada tanggal 25 Juli kemaren.
Selain PR, kepintaran google adalah dengan menciptakan imperium duo adsense dan adwords nya. Duo inilah sebenarnya tulang punggung keuangan google. Cara kerja dari duo ini adalah adword menempatkan iklan dan adsense adalah affiliasi mereka untuk ditempati iklan.
Untuk mengontrol semua maka diciptakan berbagai aturan dan istilah yang seolah olah hal tersebut adalah benar. Misal tentang Cost Per Click (CPC). Kenapa ada yang bernilai tinggi dan ada yang bernilai rendah. Bukankah semua menurut hukum suply and demand. Tapi kayaknya tidak untuk adwods, sehingga muncul istilah turunan lagi yaitu High Paying Keywords (HPK).
HPK adalah keywords yang bernilai tinggi. Contoh adalah lawyer. Berapa sih yang pasang iklan untuk lawyer jika dibandingkan dengan keyword games misalnya. Karena saya yakin yang pasang keyword games lebih banyak dari lawyer. Tapi koq harga CPC nya lipat sekian kali dari games.
Dengan kekuatan search engine google mengontrol dan membuat permainan sendiri di dunia maya. Misal dengan kebijakan menutup boot ke bookmark pelan pelan, maka harga bookmark pasti jatuh nah disitulah google bermain dengan membeli digg dot com. Dan masih banyak pula contoh yang lain.
Konsumen atau pengguna search engine pun dibuat mudah, hanya dengan memasukkan keyword ke kolom google maka jutaan informasi bisa di dapat. padahal hampir 99 % adalah sampah informasi.
Penantang google sebeulnya adalah komunitas open source seperti wiki pedia bukan yahoo apalagi microsoft.
Saya yakin beberapa saat ke depan akan ada perubahan kemampuan wiki pedia di hasil pencarian google, karena sudah ada knol yang merupakan produk baru dari google.
Begitula kira kira google bermain, tarik ulur sesuai dengan trend dan kepentingan dia.
Dan kapankah google akan mati ? Jawabannya adalah ketika konsumen sudah muak akan informasi sampah yang disajikan oleh search engine nya.
bersambung

Comment(s) For This Post
There are 6 comment(s)
Jul 27, 2008 - 8:21 am
Iya juga seh…satu saat semua pasti berubah…tak ada yang abadi..mungkin sekarang google dengan segala tetek bengek adsense and adwors memang sedang menjadi idola…tapi satu saat orang pasti ada jenuhnya juga
Aug 8, 2008 - 7:26 am
good article!
kejayaan dan kehancuran datangnya silih berganti…
tinggal menunggu waktu om
Aug 8, 2008 - 7:37 am
tinggal kita bisa gak melihat dan menerawang masa depan serta mensikapinya. ini adalah bagian tersulit dari suatu proses bisnis
Aug 10, 2008 - 5:41 am
[...] mendapat wangsit dari daerah Kebumen maka mulai awal Juli lalu job terpaksa di stop sementara waktu sebagai ritual tolak bala [...]
Aug 14, 2008 - 1:26 pm
jangan doain google mati bro…penghasilan bulanan gw bisa berkurang..
Aug 27, 2008 - 1:13 am
[...] google yang pintar tapi bodoh mulai berbenah. Written by Kebumen Diary - Visit Website (No Ratings Yet) [...]